Soal Persiapan Mid Semester Genap
Gaya ,Pesawat Sederhana dan Cahaya
Isilah titik-titik di bawah ini!
1.Benda-benda yang tidak dapat ditarik magnet disebut...............
2.Besi, baja, kobalt, dan nikel disebut benda...............
3.Bila 2 kutub magnet yang senama didekatkan maka akan...............
4.Gaya magnet yang paling kuat terletak pada................
5.Gaya gravitasi ditemukan oleh..............
6.Buah apel yang masak jatuh ke tanah karena ditarik oleh.................
7.Kita dapat berjalan tanpa tergelincir karena adanya...................
8.Bahan yang dipakai untuk membuat ban kendaraan agar tidak mudah tergelincir adalah..................
9.Pemberian oli/pelumas pada mesin motor bertujuan agar.................
10.Mengerem sepeda memanfaatkan gaya...............
11.Perhatikan gambar berikut! Jarak antara titik tumpu dan A adalah 4 meter, sedangkan jarak titik tumpu dan B adalah 2 meter, berat B adalah 80 kg. Berapa berat A agar jungkat-jungkit dalam keadaan seimbang?
12.Menimba air sumur memanfaatkan katrol.................
13.Tempat tidur pasien di RS mudah dipindahkan karena menggunakan.................
14.Daerah di sekitar magnet yang masih dipengaruhi gaya magnet disebut..............
15.Kompas merupakan alat untuk menentukan arah yang menggunakan magnet................
16.Astronot di luar angkasa bisa melayang-layang karena.......................
17.Pul pada sepatu sepak bola bertujuan agar pemain.................
18.Sepeda mudah melaju pada jalan yang................
19.Gambar di samping ini adalah tuas jenis ke-...............
20.Jalan-jalan di pegunungan dibuat berkelok-kelok agar kendaraan................. mencapai puncak.
21.Katrol yang keuntungannya hanya merubah arah gaya tarik adalah...............
22.Jika di bumi tidak ada gravitasi, maka yang akan terjadi adalah...........
23.Ban sepeda dan mobil permukaannya dibuat beralur-alur/batik agar...........
24.Gunting, pemotong kuku, dan jungkat-jungkit merupakan pengungkit jenis ke................
25.Bidang miringnya diam, sedangkan bendanya bergerak adalah pernyataan tentang..............
26.Cahaya mengenai benda yang permukaannya rata dan mengkilap akan mengalami.........
27.Gambar di samping menunjukkan sifat cahaya........
28.Pembiasan cahaya dapat terjadi jika cahaya merambat melalui dua benda yang berbeda.........
29.Cahaya putih dapat diuraikan menjadi beberapa warna cahaya. Penguraian cahaya putih menjadi beberapa warna cahaya disebut.........
30.Warna-warna cahaya yang menyusun cahaya putih disebut.........
31.Pada penderita miopi, bayangan benda jatuh di depan retina. Orang itu dapat ditolong dengan kacamata berlensa.........
32.Kaca mata berlensa rangkap digunakan untuk menolong penderita.........
33.Lup digunakan untuk melihat benda yang kecil. Bayangan benda yang terbentuk bila dilihat dengan lup adalah........
34.Kamera adalah alat optik yang cara kerjanya mirip dengan mata kita. Nama bagian pada kamera yang cara kerjanya mirip pupil adalah............
35.Periskop dipasang pada kapal selam untuk mengamati keadaan di permukaan laut saat menyelam. Periskop menggunakan lensa.........
Terwujudnya peserta didik yang beriman, bertaqwa, berprestasi dan berbudi pekerti luhur
Minggu, 06 Maret 2011
SOAL ULANGAN HARIAN
SOAL ULANGAN
Mata Pelajaran/Materi : IPA / GAYA
Kelas / Semester : IV / II
Hari / Tanggal :
I.Isilah titik-titik dibawah ini dengan jawaban yang tepat !
1. Tarikan atau dorongan disebut juga dengan ....
2. Jika kaleng dipukul dengan palu,maka kaleng akan mengalami perubahan ….
3. Jika kita mendorong sebuah meja,maka meja akan ….
4. Besi yang dipanaskan,kemudian di pukul maka akan menjadi pipih.Hal ini membuktikan bahwa gaya dapat ….
5. Gaya yang digunakan saat melempar bola kasti adalah ….
6. Gaya yang bekerja pada buah kelapa yang jatuh dari pohonnya adalah ….
7. Gaya yang bekerja pada magnet disebut ….
8. Gaya yang diberikan tangan pada plastisin adalah ….
9. Alur-alur permukaan ban berguna untuk ….
10.Di musim kemarau,pohon jati menggugurkan daunnya dan jatuh ke tanah adalah akibat dari pengaruh
gaya ….
11. Gaya dapat mengubah arah benda,contohnya adalah ….
12. Para pemain ski salju dapat meluncur karena adanya gaya ….
13. Untuk melakukan gaya diperlukan ….
14. Bola yang menggelinding dapat berbalik arah saat ditahan dengan kaki.Hal ini menunjukkan bahwa gaya ….
15. Kegiatan mendorong mobil yang mogok artinya memberikan gaya pada mobil berupa .…
16. Benda yang diam akan tetap diam jika tidak …. Gaya.
17. Gaya menyebabkan benda diam menjadi ….
18. Berat benda yang ada di dalam air akan terasa lebih ….
19. Gaya gravitasi bumi menyebabkan benda yang dilempar ke atas akan ….
20. Gaya yang bekerja pada dua benda yang bersentuhan yaitu ….
21. Gaya apung dipengaruhi oleh …. Benda.
22. Gaya yang terjadi karena aliran muatan listrik disebut ….
23. Gaya gesek menyebabkan gerakan benda akan …
24. Tertariknya paku ketika di dekatkan dengan magnet di pengaruhi oleh gaya …
25. Gaya tarik menarik yang terjadi antara semua partikel yang mempunyai massa di alam semesta disebut …
II. Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan benar !
26. Sebutkan 3 kegiatan yang menggunakan gaya berupa tarikan !
27. Sebutkan 3 kegiatan yang menggunakan gaya berupa dorongan !
28. Jelaskan pengaruh gaya terhadap benda !
29. Bagaimana berat benda jika berada di dalam air ? jelaskan !
30. Mengapa bola yang diam tidak dapat menggelinding sendiri ? Jelaskan !
Mata Pelajaran/Materi : IPA / GAYA
Kelas / Semester : IV / II
Hari / Tanggal :
I.Isilah titik-titik dibawah ini dengan jawaban yang tepat !
1. Tarikan atau dorongan disebut juga dengan ....
2. Jika kaleng dipukul dengan palu,maka kaleng akan mengalami perubahan ….
3. Jika kita mendorong sebuah meja,maka meja akan ….
4. Besi yang dipanaskan,kemudian di pukul maka akan menjadi pipih.Hal ini membuktikan bahwa gaya dapat ….
5. Gaya yang digunakan saat melempar bola kasti adalah ….
6. Gaya yang bekerja pada buah kelapa yang jatuh dari pohonnya adalah ….
7. Gaya yang bekerja pada magnet disebut ….
8. Gaya yang diberikan tangan pada plastisin adalah ….
9. Alur-alur permukaan ban berguna untuk ….
10.Di musim kemarau,pohon jati menggugurkan daunnya dan jatuh ke tanah adalah akibat dari pengaruh
gaya ….
11. Gaya dapat mengubah arah benda,contohnya adalah ….
12. Para pemain ski salju dapat meluncur karena adanya gaya ….
13. Untuk melakukan gaya diperlukan ….
14. Bola yang menggelinding dapat berbalik arah saat ditahan dengan kaki.Hal ini menunjukkan bahwa gaya ….
15. Kegiatan mendorong mobil yang mogok artinya memberikan gaya pada mobil berupa .…
16. Benda yang diam akan tetap diam jika tidak …. Gaya.
17. Gaya menyebabkan benda diam menjadi ….
18. Berat benda yang ada di dalam air akan terasa lebih ….
19. Gaya gravitasi bumi menyebabkan benda yang dilempar ke atas akan ….
20. Gaya yang bekerja pada dua benda yang bersentuhan yaitu ….
21. Gaya apung dipengaruhi oleh …. Benda.
22. Gaya yang terjadi karena aliran muatan listrik disebut ….
23. Gaya gesek menyebabkan gerakan benda akan …
24. Tertariknya paku ketika di dekatkan dengan magnet di pengaruhi oleh gaya …
25. Gaya tarik menarik yang terjadi antara semua partikel yang mempunyai massa di alam semesta disebut …
II. Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan benar !
26. Sebutkan 3 kegiatan yang menggunakan gaya berupa tarikan !
27. Sebutkan 3 kegiatan yang menggunakan gaya berupa dorongan !
28. Jelaskan pengaruh gaya terhadap benda !
29. Bagaimana berat benda jika berada di dalam air ? jelaskan !
30. Mengapa bola yang diam tidak dapat menggelinding sendiri ? Jelaskan !
Minggu, 27 Februari 2011
Tips Cara Mengembalikan File Data Yang Terhapus Hilang Di Komputer
Menghapus alias delete file di komputer windows merupakan hal yang biasa dilakukan oleh pengguna komputer di seluruh dunia. Akan tetapi kebiasaan hapus-menghapus file yang yang dilakukan secara sengaja maupun tidak sengaja akan menjadi malapetaka tatkala file atau data yang dihapus tadi adalah merupakan data penting yang seharusnya tidak kita hapus dari harddisk, usb flashdisk, memory card dan lain sebagainya.
Langkah pertama yang bisa kita lakukan pertama kali adalah dengan memeriksa folder sampah “trash” apakah file kita masih tersimpan di dalamnya atau tidak. File yang dihapus atau didelete secara otomatis akan pindah ke folder trash untuk beberapa waktu atau sampai kita hapus kembali untuk yang kedua kali tergantung setting yang kita lakukan pada komputer pc atau laptop kita. Jika file yang kita butuhkan masih ada, maka kita bisa pindahkan file tersebut ke folder asal sebelum dihapus.
Apabila file yang kita cari ternyata tidak ada juga, maka kita bisa gunakan suatu program khusus untuk restorasi data yang kita hapus, namun tidak menjamin 100% data kita bisa kembali seperti sediakala. Beberapa software piranti lunak yang berfungsi untuk mengembalikan file data yang hilang seperti :
- Undelete Plus
- Restoration
- PC Inspector File Recovery
- Recuva
Software-software gratis tersebut dapat kita download secara cuma-cuma di internet. Setelah anda unduh (download) maka anda harus menginstalnya di komputer anda dan menjalankan program sesuai prosedur yang berlaku.
- Perhatian :
Cara ini tidak bisa digunakan untuk mengembalikan pekerjaan atau file data yang hilang karena lupa save. Untuk kasus ini sebaiknya anda mulai mempelajari dan menggunakan software yang bisa auto recovery atau auto save saat anda bekerja menggunakannya. Biasakan untuk rajin saving data saat bekerja.
Langkah pertama yang bisa kita lakukan pertama kali adalah dengan memeriksa folder sampah “trash” apakah file kita masih tersimpan di dalamnya atau tidak. File yang dihapus atau didelete secara otomatis akan pindah ke folder trash untuk beberapa waktu atau sampai kita hapus kembali untuk yang kedua kali tergantung setting yang kita lakukan pada komputer pc atau laptop kita. Jika file yang kita butuhkan masih ada, maka kita bisa pindahkan file tersebut ke folder asal sebelum dihapus.
Apabila file yang kita cari ternyata tidak ada juga, maka kita bisa gunakan suatu program khusus untuk restorasi data yang kita hapus, namun tidak menjamin 100% data kita bisa kembali seperti sediakala. Beberapa software piranti lunak yang berfungsi untuk mengembalikan file data yang hilang seperti :
- Undelete Plus
- Restoration
- PC Inspector File Recovery
- Recuva
Software-software gratis tersebut dapat kita download secara cuma-cuma di internet. Setelah anda unduh (download) maka anda harus menginstalnya di komputer anda dan menjalankan program sesuai prosedur yang berlaku.
- Perhatian :
Cara ini tidak bisa digunakan untuk mengembalikan pekerjaan atau file data yang hilang karena lupa save. Untuk kasus ini sebaiknya anda mulai mempelajari dan menggunakan software yang bisa auto recovery atau auto save saat anda bekerja menggunakannya. Biasakan untuk rajin saving data saat bekerja.
Cara Belajar yang Baik dan Efektif
Belajar merupakan hal yang wajib dilakukan oleh para pelajar. Belajar pada umumnya dilakukan di sekolah ketika jam pelajaran berlangsung dibimbing oleh Bapak atau Ibu Guru. Belajar yang baik juga dilakukan di rumah baik dengan maupun tanpa pr / pekerjaan rumah. Belajar yang dilakukan secara terburu-buru akibat dikejar-kejar waktu memiliki dampak yang tidak baik.
Berikut ini adalah tips dan triks yang dapat menjadi masukan berharga dalam mempersiapkan diri dalam menghadapi ulangan atau ujian :
1. Belajar Kelompok
Belajar kelompok dapat menjadi kegiatan belajar menjadi lebih menyenangkan karena ditemani oleh teman dan berada di rumah sendiri sehingga dapat lebih santai. Namun sebaiknya tetap didampingi oleh orang dewasa seperti kakak, paman, bibi atau orang tua agar belajar tidak berubah menjadi bermain. Belajar kelompok ada baiknya mengajak teman yang pandai dan rajin belajar agar yang tidak pandai jadi ketularan pintar. Dalam belajar kelompok kegiatannya adalah membahas pelajaran yang belum dipahami oleh semua atau sebagian kelompok belajar baik yang sudah dijelaskan guru maupun belum dijelaskan guru.
2. Rajin Membuat Catatan Intisari Pelajaran
Bagian-bagian penting dari pelajaran sebaiknya dibuat catatan di kertas atau buku kecil yang dapat dibawa kemana-mana sehingga dapat dibaca di mana pun kita berada. Namun catatan tersebut jangan dijadikan media mencontek karena dapat merugikan kita sendiri.
3. Membuat Perencanaan Yang Baik
Untuk mencapai suatu tujuan biasanya diiringi oleh rencana yang baik. Oleh karena itu ada baiknya kita membuat rencana belajar dan rencana pencapaian nilai untuk mengetahui apakah kegiatan belajar yang kita lakukan telah maksimal atau perlu ditingkatkan. Sesuaikan target pencapaian dengan kemampuan yang kita miliki. Jangan menargetkan yang yang nomor satu jika saat ini kita masih di luar 10 besar di kelas. Buat rencana belajar yang diprioritaskan pada mata pelajaran yang lemah. Buatlah jadwal belajar yang baik.
4. Disiplin Dalam Belajar
Apabila kita telah membuat jadwal belajar maka harus dijalankan dengan baik. Contohnya seperti belajar tepat waktu dan serius tidak sambil main-main dengan konsentrasi penuh. Jika waktu makan, mandi, ibadah, dan sebagainya telah tiba maka jangan ditunda-tunda lagi. Lanjutkan belajar setelah melakukan kegiatan tersebut jika waktu belajar belum usai. Bermain dengan teman atau game dapat merusak konsentrasi belajar. Sebaiknya kegiatan bermain juga dijadwalkan dengan waktu yang cukup panjang namun tidak melelahkan jika dilakukan sebelum waktu belajar. Jika bermain video game sebaiknya pilih game yang mendidik dan tidak menimbulkan rasa penasaran yang tinggi ataupun rasa kekesalan yang tinggi jika kalah.
5. Menjadi Aktif Bertanya dan Ditanya
Jika ada hal yang belum jelas, maka tanyakan kepada guru, teman atau orang tua. Jika kita bertanya biasanya kita akan ingat jawabannya. Jika bertanya, bertanyalah secukupnya dan jangan bersifat menguji orang yang kita tanya. Tawarkanlah pada teman untuk bertanya kepada kita hal-hal yang belum dia pahami. Semakin banyak ditanya maka kita dapat semakin ingat dengan jawaban dan apabila kita juga tidak tahu jawaban yang benar, maka kita dapat membahasnya bersama-sama dengan teman. Selain itu
6. Belajar Dengan Serius dan Tekun
Ketika belajar di kelas dengarkan dan catat apa yang guru jelaskan. Catat yang penting karena bisa saja hal tersebut tidak ada di buku dan nanti akan keluar saat ulangan atau ujian. Ketika waktu luang baca kembali catatan yang telah dibuat tadi dan hapalkan sambil dimengerti. Jika kita sudah merasa mantap dengan suatu pelajaran maka ujilah diri sendiri dengan soal-soal. Setelah soal dikerjakan periksa jawaban dengan kunci jawaban. Pelajari kembali soal-soal yang salah dijawab.
7. Hindari Belajar Berlebihan
Jika waktu ujian atau ulangan sudah dekat biasanya kita akan panik jika belum siap. Jalan pintas yang sering dilakukan oleh pelajar yang belum siap adalah dengan belajar hingga larut malam / begadang atau membuat contekan. Sebaiknya ketika akan ujian tetap tidur tepat waktu karena jika bergadang semalaman akan membawa dampak yang buruk bagi kesehatan, terutama bagi anak-anak.
8. Jujur Dalam Mengerjakan Ulangan Dan Ujian
Hindari mencontek ketika sedang mengerjakan soal ulangan atau ujian. Mencontek dapat membuat sifat kita curang dan pembohong. Kebohongan bagaimanapun juga tidak dapat ditutup-tutupi terus-menerus dan cenderung untuk melakukan kebohongan selanjutnya untuk menutupi kebohongan selanjutnya. Anggaplah dengan nyontek pasti akan ketahuan guru dan memiliki masa depan sebagai penjahat apabila kita melakukan kecurangan.
Semoga tips cara belajar yang benar ini dapat memberikan manfaat untuk kita semua, amin.
Berikut ini adalah tips dan triks yang dapat menjadi masukan berharga dalam mempersiapkan diri dalam menghadapi ulangan atau ujian :
1. Belajar Kelompok
Belajar kelompok dapat menjadi kegiatan belajar menjadi lebih menyenangkan karena ditemani oleh teman dan berada di rumah sendiri sehingga dapat lebih santai. Namun sebaiknya tetap didampingi oleh orang dewasa seperti kakak, paman, bibi atau orang tua agar belajar tidak berubah menjadi bermain. Belajar kelompok ada baiknya mengajak teman yang pandai dan rajin belajar agar yang tidak pandai jadi ketularan pintar. Dalam belajar kelompok kegiatannya adalah membahas pelajaran yang belum dipahami oleh semua atau sebagian kelompok belajar baik yang sudah dijelaskan guru maupun belum dijelaskan guru.
2. Rajin Membuat Catatan Intisari Pelajaran
Bagian-bagian penting dari pelajaran sebaiknya dibuat catatan di kertas atau buku kecil yang dapat dibawa kemana-mana sehingga dapat dibaca di mana pun kita berada. Namun catatan tersebut jangan dijadikan media mencontek karena dapat merugikan kita sendiri.
3. Membuat Perencanaan Yang Baik
Untuk mencapai suatu tujuan biasanya diiringi oleh rencana yang baik. Oleh karena itu ada baiknya kita membuat rencana belajar dan rencana pencapaian nilai untuk mengetahui apakah kegiatan belajar yang kita lakukan telah maksimal atau perlu ditingkatkan. Sesuaikan target pencapaian dengan kemampuan yang kita miliki. Jangan menargetkan yang yang nomor satu jika saat ini kita masih di luar 10 besar di kelas. Buat rencana belajar yang diprioritaskan pada mata pelajaran yang lemah. Buatlah jadwal belajar yang baik.
4. Disiplin Dalam Belajar
Apabila kita telah membuat jadwal belajar maka harus dijalankan dengan baik. Contohnya seperti belajar tepat waktu dan serius tidak sambil main-main dengan konsentrasi penuh. Jika waktu makan, mandi, ibadah, dan sebagainya telah tiba maka jangan ditunda-tunda lagi. Lanjutkan belajar setelah melakukan kegiatan tersebut jika waktu belajar belum usai. Bermain dengan teman atau game dapat merusak konsentrasi belajar. Sebaiknya kegiatan bermain juga dijadwalkan dengan waktu yang cukup panjang namun tidak melelahkan jika dilakukan sebelum waktu belajar. Jika bermain video game sebaiknya pilih game yang mendidik dan tidak menimbulkan rasa penasaran yang tinggi ataupun rasa kekesalan yang tinggi jika kalah.
5. Menjadi Aktif Bertanya dan Ditanya
Jika ada hal yang belum jelas, maka tanyakan kepada guru, teman atau orang tua. Jika kita bertanya biasanya kita akan ingat jawabannya. Jika bertanya, bertanyalah secukupnya dan jangan bersifat menguji orang yang kita tanya. Tawarkanlah pada teman untuk bertanya kepada kita hal-hal yang belum dia pahami. Semakin banyak ditanya maka kita dapat semakin ingat dengan jawaban dan apabila kita juga tidak tahu jawaban yang benar, maka kita dapat membahasnya bersama-sama dengan teman. Selain itu
6. Belajar Dengan Serius dan Tekun
Ketika belajar di kelas dengarkan dan catat apa yang guru jelaskan. Catat yang penting karena bisa saja hal tersebut tidak ada di buku dan nanti akan keluar saat ulangan atau ujian. Ketika waktu luang baca kembali catatan yang telah dibuat tadi dan hapalkan sambil dimengerti. Jika kita sudah merasa mantap dengan suatu pelajaran maka ujilah diri sendiri dengan soal-soal. Setelah soal dikerjakan periksa jawaban dengan kunci jawaban. Pelajari kembali soal-soal yang salah dijawab.
7. Hindari Belajar Berlebihan
Jika waktu ujian atau ulangan sudah dekat biasanya kita akan panik jika belum siap. Jalan pintas yang sering dilakukan oleh pelajar yang belum siap adalah dengan belajar hingga larut malam / begadang atau membuat contekan. Sebaiknya ketika akan ujian tetap tidur tepat waktu karena jika bergadang semalaman akan membawa dampak yang buruk bagi kesehatan, terutama bagi anak-anak.
8. Jujur Dalam Mengerjakan Ulangan Dan Ujian
Hindari mencontek ketika sedang mengerjakan soal ulangan atau ujian. Mencontek dapat membuat sifat kita curang dan pembohong. Kebohongan bagaimanapun juga tidak dapat ditutup-tutupi terus-menerus dan cenderung untuk melakukan kebohongan selanjutnya untuk menutupi kebohongan selanjutnya. Anggaplah dengan nyontek pasti akan ketahuan guru dan memiliki masa depan sebagai penjahat apabila kita melakukan kecurangan.
Semoga tips cara belajar yang benar ini dapat memberikan manfaat untuk kita semua, amin.
Jumat, 07 Januari 2011
Kuliner Kreasi Siswa
Dalam Ujian Praktek Seni Budaya dan Ketrampilan Tahun Pelajaran 2009/2010 yang lalu siswa dtuntut untuk bisa memebuat masakan dari bahan Non Beras, sebanyak 8 kelompok (dari 48 siswa peserta ujian) berkreasi dengan resep-resp masakan nusantara. hasil masakan setelah dinilai oleh guru pembimbing (bu Umi Munadziroh dan pak Abu Sholeh)
Tips Menghadapi Ujian
Oleh : Mahmudah, S.Pd.I
(Guru MI Nurul Huda Kembangan)
Sebentar lagi ujian…………Menjelang ujian, siswa harus belajar ekstra ketat. Sukses atau gagalnya ujian yang kamu hadapi tergantung dari persiapan fisik dan mental kamu. Nih….ada beberapa tips yang mungkin bisa membantu kamu menghadapi ujian :
1. Persiapkan Diri Kamu
Jelas bahwa belajar adalah kunci utama menghadapi ujian. Akan lebih baik jika kamu mencicil belajar dari jauh hari sebelumnya dan adakan latihan pra ujian, kamu bisa mengerjakan soal-soal ujian yang ada di buku yang berisi model soal-soal ujian, sehingga kamu lebih siap menghadapi ujian.
2. Ukur Kekuatan
Dalam hal ini kamu harus mempunyai gambaran jelas tentang kondisi dirimu. Memahami kekuatan, kemampuan dan kelemahan yang dimiliki, dalam materi pelajaran apa kamu mengalami kesulitan untuk memahaminya. Apabila ada pelajaran yang kurang dimengerti, maka belajarnya harus lebih giat lagi.
3. Menjaga Kesehatan
Kesehatan merupakan modal utama kamu bisa melakukan segala aktivitas termasuk belajar. Untuk itu siswa hendaknya selalu menjaga kesehatan, sehingga saat ujian tubuh dalam keadaan segar, sehat dan fit. Perhatikan juga waktu tidur jangan sampai kurang, konsumsi makanan yang bergizi, jangan lupa olahraga secara teratur.
4. Siapkan Peralatan Ujian Dengan Baik
Setiap ujian membutuhkan peralatan yang berbeda-beda, misal ujian menggambar berbeda dengan ujian tertulis biasa. Pastikan kamu membawa peralatan yang kamu butuhkan.
5. Datang Lebih Awal
Datang minimal 15 menit sebelum ujian dilaksanakan, kamu akan punya waktu mempersiapkan mental dan fisikmu. Ini akan membantu kamu lebih berkonsentrasi selama mengerjakan ujian, gak lucu toh waktu ujian kamu berangkat terlambat..??
6. Tenang dan Percaya diri
Sebelum mengerjakan soal biasakan untuk berdo’a. Dengan berdo’a kamu akan lebih tenang dan percaya diri.
7. Jangan tegang
Santailah dalam mengerjakan setiap soal sebab kondisi tegang saat ujian akan merusak konsentrasimu.
8. Membaca Perintah ujian
Jangan langsung menjawab.... Bacalah perintah ujian lebih dulu dengan baik dan tidak terburu-buru, sebab seringkali mengabaikan perintah menjawab soal membuat kamu salah dalam memberi atau memilih jawaban.
9. Seleksi Soal
Dahulukan soal yang kamu anggap mudah, ini akan membantu kamu dalam efisiensi waktu.
10. Hati-hati Dalam Mengisi Lembar Jawaban
Untuk soal pilihan ganda abaikan jawaban yang kamu tahu salah, jangan menebak suatu pilihan jawaban ketika kamu tidak mengetahuinya secara pasti dan ketika hukuman pengurangan nilai diberlakukan. Untuk soal ujian esai pikirkan dulu jawaban sebelum menjawab, buat kerangka singkat dengan mencatat beberapa ide yang ingin kamu tulis.
11. Koreksi Kembali Jawaban Soal
Periksa kembali jawaban yang sudah kamu tulis, hingga bila ada kekurangan kamu dapat dengan segera bisa memperbaiki jawaban.
12. Jangan Terburu-buru
Jangan pernah mengerjakan ujian dengan terburu-buru atau tergesa-gesa, ini bisa menyebabkan jawaban ujian tidak maksimal, kalau sudah selesai mengerjakanpun jangan terburu-buru untuk meninggalkan ruangan, pergunakan sisa waktu untuk memeriksa kembali jawabanmu.
13. Tutup Dengan Do’a
Sebagaimana kamu berdo’a memulai ujian, berdo’alah juga setelah selesai mengerjakan. Dan ingat manusia hanya bisa berencana, Tuhan jugalah yang menentukan hasilnya.
Semoga apa yang kamu kerjakan benar dan mendapat nilai yang baik. Semoga berhasil dan sukses !
(disadur secara bebas dari berbagai Sumber)
Minggu, 02 Januari 2011
Pembelajajaran Terpadu
Oleh : Khoerul Fatihin (Staff Pengajar MI Nurul Huda Kembangan)
A. Pengertian
Beberapa pengertian dari pembelajaran terpadu yang dikemukakan oleh beberapa orang pakar pembelajaran terpadu diantaranya :
1. Menurut Cohen dan Manion (1992) dan Brand (1991), terdapat tiga kemungkinan variasi pembelajaran terpadu yang berkenaan dengan pendidikan yang dilaksanakan dalam suasana pendidikan progresif yaitu kurikulum terpadu (integrated curriculum), hari terpadu (integrated day), dan pembelajaran terpadu (integrated learning). Kurikulum terpadu adalah kegiatan menata keterpaduan berbagai materi mata pelajaran melalui suatu tema lintas bidang membentuk suatu keseluruhan yang bermakna sehingga batas antara berbagai bidang studi tidaklah ketat atau boleh dikatakan tidak ada. Hari terpadu berupa perancangan kegiatan siswa dari sesuatu kelas pada hari tertentu untuk mempelajari atau mengerjakan berbagai kegiatan sesuai dengan minat mereka. Sementara itu, pembelajaran terpadu menunjuk pada kegiatan belajar yang terorganisasikan secara lebih terstruktur yang bertolak pada tema-tema tertentu atau pelajaran tertentu sebagai titik pusatnya (center core / center of interest);
2. Menurut Prabowo (2000 : 2), pembelajaran terpadu adalah suatu proses pembelajaran dengan melibatkan / mengkaitkan berbagai bidang studi. Dan ada dua pengertian yang perlu dikemukakan untuk menghilangkan kerancuan dari pengertian pembelajaran terpadu di atas, yaitu konsep pembelajaran terpadu dan IPA terpadu. Menurut Prabowo (2000:2), pembelajaran terpadu merupakan pendekatan belajar mengajar yang melibatkan beberapa bidang studi. Pendekatan belajar mengajar seperti ini diharapkan akan dapat memberikan pengalaman yang bermakna kepada anak didik kita. Arti bermakna disini dikarenakan dalam pembelajaran terpadu diharapkan anak akan memperoleh pemahaman terhadap konsep-konsep yang mereka pelajari dengan melalui pengalaman langsung dan menghubungkannya dengan konsep lain yang sudah mereka pahami.
Pembelajaran terpadu merupakan pendekatan belajar mengajar yang memperhatikan dan menyesuaikan dengan tingkat perkembangan anak didik (Developmentally Appropriate Practical). Pendekatan yang berangkat dari teori pembelajaran yang menolak drill-system sebagai dasar pembentukan pengetahuan dan struktur intelektual anak.
Langkah awal dalam melaksanakan pembelajaran terpadu adalah pemilihan/ pengembangan topik atau tema. Dalam langkah awal ini guru mengajak anak didiknya untuk bersama-sama memilih dan mengembangkan topik atau tema tersebut. Dengan demikian anak didik terlibat aktif dalam proses pembelajaran dan pembuatan keputusan.
Pembelajaran dengan menggunakan pendekatan terpadu ini diharapkan akan dapat memperbaiki kualitas pendidikan dasar, terutama untuk mencegah gejala penjejalan kurikulum dalam proses pembelajaran di sekolah. Dampak negatif dari penjejalan kurikulum akan berakibat buruk terhadap perkembangan anak. Hal tersebut terlihat dengan dituntutnya anak untuk mengerjakan berbagai tugas yang melebihi kapasitas dan kebutuhan mereka. Mereka kurang mendapat kesempatan untuk belajar, untuk membaca dan sebagainya. Disamping itu mereka akan kehilangan pengalaman pembelajaran alamiah langsung, pengalaman sensorik dari dunia mereka yang akan membentuk dasar kemampuan pembelajaran abstrak.
Pembelajaran terpadu sebagai suatu proses mempunyai beberapa ciri yaitu berpusat pada anak (student centered), proses pembelajaran mengutamakan pemberian pengalaman langsung, serta pemisahan antar bidang studi tidak terlihat jelas. Disamping itu pembelajaran terpadu menyajikan konsep dari berbagai bidang studi dalam satu proses pembelajaran. Kecuali mempunyai sifat luwes, pembelajaran terpadu juga memberikan hasil yang dapat berkembang sesuai dengan minat dan kebutuhan anak.
B. Prinsip-Prinsip Pembelajaran Terpadu
Berikut ini dikemukakan pula prinsip-prinsip dalam pembelajaran terpadu yaitu meliputi :
1. Prinsip penggalian tema, antara lain :
a. Tema hendaknya tidak terlalu luas, namun dengan mudah dapat digunakan memadukan banyak bidang studi,
b. Tema harus bermakna artinya bahwa tema yang dipilih untuk dikaji harus memberikan bekal bagi siswa untuk belajar selanjutnya
c. Tema harus disesuaikan dengan tingkat perkembangan psikologis anak.
d. Tema yang dikembangkan harus mampu mewadahi sebagian besar minat anak,
e. Tema yang dipilih hendaknya mempertimbangkan penstiwa-peristiwa otentik yang terjadi dalam rentang waktu belajar,
f. Tema yang dipilih hendaknya mempertimbangkan kurikulum yang berlaku, serta harapan dari masyarakat,
g. Tema yang dipilih hendaknya juga mempertimbangkan ketersediaan sumber belajar.
2. Prinsip Pelaksanaan Pembelajaran Terpadu, di antaranya :
a. guru hendaknya jangan menjadi “single actor “ yang mendominasi pembicaraan dalam proses belajar mengajar,
b. pemberian tanggung jawab individu dan kelompok harus jelas dalam setiap tugas yang menuntut adanya kerjasarna kelompok,
c. guru perlu akomodatif terhadap ide-ide yang terkadang sama sekali tidak terpikirkan dalam poses perencanaan.
3. Prinsip evaluatif, diantaranya :
a. memberi kesempatan kepada siswa untuk melakukan evaluasi diri di samping bentuk evaluasi lainnya,
b. guru perlu mengajak siswa untuk mengevaluasi perolehan belajar yang telah dicapai berdasarkan kriteria keberhasilan pencapaian tujuan yang telah disepakati dalam kontrak.
4. Prinsip reaksi, dampak pengiring (nuturan efek) yang penting bagi perilaku secara sadar belum tersentuh oleh guru dalam kegiatan belajar mengajar. Karena itu, guru dituntut agar mampu merencanakan dan melaksanakan pembelajaran sehingga tercapai secara tuntas tujuan-tujuan pembelajaran. Guru harus bereaksi terhadap reaksi siswa dalam semua “event “ yang tidak diarahkan ke aspek yang sempit tetapi ke suatu kesatuan utuh dan bermakna.
C. Peranan Guru Dalam Pembelajaran Tepadu
1. Peranan Guru Sebagai Perencana
Peranan guru sebagai perancana dalam pembelajaran terpadu adalah guru merencanakan suatu kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan bersama anak didik. Bentuk-bentuk perencanaan dalam proses pembelajaran di adalah :
a. Perencanaan Tahunan
b. Perencanaan Semester
c. Perencanaan Mingguan (Satuan Kegiatan Mingguan)
d. Perencanaan Harian (Satuan Kegiatan Harian)
2. Peranan Guru Sebagai Pelaksana
Setelah rencana pembelajaran selesai disusun maka tugas guru selanjutnya adalah melaksanakan apa yang telah direncanakan dalam kegiatan pembelajaran dikelas. Agar kegiatan pembelajaran dapat berjalan secara efektif, sebaiknya guru memperhatikan langkah-langkah sebagai berikut:
a. Kembangkan rencana yang telah kita susun dan perhatikan kejadian atau peristiwa spontan yang ditunjukkan oleh anak terhadap materi yang dipelajari pada hari itu.
b. Melaksanakan penilaian terhadap minat dan pemahaman anak mengenai tema tersebut dengan menggunakan pengamatan, wawancara, diskusi kelompok maupun contoh hasil kerja anak.
c. Bantu anak untuk memahami tentang isi dan proses kegiatan pembelajaran.
d. Lakukan percakapan dengan anak tentang hal-hal yang berkaita dengan tema sehingga kita dapat mengetahui seberapa jauh pemahaman anak tentang tema yang dipelajari pada hari itu.
e. Adakan kerjasama dengan orang tua atau keluarga secara timbal balik mengenai kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan, informasikan tema kepada pihak oang tua atau keluarga sehingga orang tua ikut serta mendukung pelaksanaan kegiatan pembelajaran.
3. Peranan Guru Sebagai Evaluator
Peranan guru sebagai evaluator adalah melakukan penilaian terhadap proses kegiatan belajar dan penilaian hasil kegiatan. Penilaian dilakukan secara observasi dan pengamatan terhadap cara belajar anak baik individual atau kelompok. Tujuan penilaian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana perkembangan yang dicapai oleh anak. Hasil karya anak dapat kita pajang ditempat pemajangan sebagai tanda hasil kegiatan yang telah dilakukan, hal ini dapat membangun rasa kebanggaan pada diri anak dan dapat memotivasi untuk menghasilkan karya yang lebih baik lagi.
Evaluasi harus mampu memperdayakan guru, anak dan orang tua. Guru sebagai evaluator harus melihat penilaian sebagai suatu kesempatan untuk menggambarkan pengalaman anak didik serta sebagai alat untuk mengetahui kemajuan proses maupun belajar anak didik.
Setelah mempelajari dan memahami penjelasan mengenai peranan guru, tampaklah bahwa tugas dan tanggung jawab seorang guru tidaklah mudah dalam kegiatan pembelajaran terpadu. Peranan lain yang harus dilakukan guru sebagai pendidik, pembimbing dan pelatih adalah :
a. Korektor
b. Inspirator
c. Informator
d. Organisator
e. Motivator
f. Inisiator
g. Fasilitator
h. Pembimbing
i. Demonstrator
j. Pengelola Kelas
k. Mediator
l. Supervisor
(dari berbagai sumber)
A. Pengertian
Beberapa pengertian dari pembelajaran terpadu yang dikemukakan oleh beberapa orang pakar pembelajaran terpadu diantaranya :
1. Menurut Cohen dan Manion (1992) dan Brand (1991), terdapat tiga kemungkinan variasi pembelajaran terpadu yang berkenaan dengan pendidikan yang dilaksanakan dalam suasana pendidikan progresif yaitu kurikulum terpadu (integrated curriculum), hari terpadu (integrated day), dan pembelajaran terpadu (integrated learning). Kurikulum terpadu adalah kegiatan menata keterpaduan berbagai materi mata pelajaran melalui suatu tema lintas bidang membentuk suatu keseluruhan yang bermakna sehingga batas antara berbagai bidang studi tidaklah ketat atau boleh dikatakan tidak ada. Hari terpadu berupa perancangan kegiatan siswa dari sesuatu kelas pada hari tertentu untuk mempelajari atau mengerjakan berbagai kegiatan sesuai dengan minat mereka. Sementara itu, pembelajaran terpadu menunjuk pada kegiatan belajar yang terorganisasikan secara lebih terstruktur yang bertolak pada tema-tema tertentu atau pelajaran tertentu sebagai titik pusatnya (center core / center of interest);
2. Menurut Prabowo (2000 : 2), pembelajaran terpadu adalah suatu proses pembelajaran dengan melibatkan / mengkaitkan berbagai bidang studi. Dan ada dua pengertian yang perlu dikemukakan untuk menghilangkan kerancuan dari pengertian pembelajaran terpadu di atas, yaitu konsep pembelajaran terpadu dan IPA terpadu. Menurut Prabowo (2000:2), pembelajaran terpadu merupakan pendekatan belajar mengajar yang melibatkan beberapa bidang studi. Pendekatan belajar mengajar seperti ini diharapkan akan dapat memberikan pengalaman yang bermakna kepada anak didik kita. Arti bermakna disini dikarenakan dalam pembelajaran terpadu diharapkan anak akan memperoleh pemahaman terhadap konsep-konsep yang mereka pelajari dengan melalui pengalaman langsung dan menghubungkannya dengan konsep lain yang sudah mereka pahami.
Pembelajaran terpadu merupakan pendekatan belajar mengajar yang memperhatikan dan menyesuaikan dengan tingkat perkembangan anak didik (Developmentally Appropriate Practical). Pendekatan yang berangkat dari teori pembelajaran yang menolak drill-system sebagai dasar pembentukan pengetahuan dan struktur intelektual anak.
Langkah awal dalam melaksanakan pembelajaran terpadu adalah pemilihan/ pengembangan topik atau tema. Dalam langkah awal ini guru mengajak anak didiknya untuk bersama-sama memilih dan mengembangkan topik atau tema tersebut. Dengan demikian anak didik terlibat aktif dalam proses pembelajaran dan pembuatan keputusan.
Pembelajaran dengan menggunakan pendekatan terpadu ini diharapkan akan dapat memperbaiki kualitas pendidikan dasar, terutama untuk mencegah gejala penjejalan kurikulum dalam proses pembelajaran di sekolah. Dampak negatif dari penjejalan kurikulum akan berakibat buruk terhadap perkembangan anak. Hal tersebut terlihat dengan dituntutnya anak untuk mengerjakan berbagai tugas yang melebihi kapasitas dan kebutuhan mereka. Mereka kurang mendapat kesempatan untuk belajar, untuk membaca dan sebagainya. Disamping itu mereka akan kehilangan pengalaman pembelajaran alamiah langsung, pengalaman sensorik dari dunia mereka yang akan membentuk dasar kemampuan pembelajaran abstrak.
Pembelajaran terpadu sebagai suatu proses mempunyai beberapa ciri yaitu berpusat pada anak (student centered), proses pembelajaran mengutamakan pemberian pengalaman langsung, serta pemisahan antar bidang studi tidak terlihat jelas. Disamping itu pembelajaran terpadu menyajikan konsep dari berbagai bidang studi dalam satu proses pembelajaran. Kecuali mempunyai sifat luwes, pembelajaran terpadu juga memberikan hasil yang dapat berkembang sesuai dengan minat dan kebutuhan anak.
B. Prinsip-Prinsip Pembelajaran Terpadu
Berikut ini dikemukakan pula prinsip-prinsip dalam pembelajaran terpadu yaitu meliputi :
1. Prinsip penggalian tema, antara lain :
a. Tema hendaknya tidak terlalu luas, namun dengan mudah dapat digunakan memadukan banyak bidang studi,
b. Tema harus bermakna artinya bahwa tema yang dipilih untuk dikaji harus memberikan bekal bagi siswa untuk belajar selanjutnya
c. Tema harus disesuaikan dengan tingkat perkembangan psikologis anak.
d. Tema yang dikembangkan harus mampu mewadahi sebagian besar minat anak,
e. Tema yang dipilih hendaknya mempertimbangkan penstiwa-peristiwa otentik yang terjadi dalam rentang waktu belajar,
f. Tema yang dipilih hendaknya mempertimbangkan kurikulum yang berlaku, serta harapan dari masyarakat,
g. Tema yang dipilih hendaknya juga mempertimbangkan ketersediaan sumber belajar.
2. Prinsip Pelaksanaan Pembelajaran Terpadu, di antaranya :
a. guru hendaknya jangan menjadi “single actor “ yang mendominasi pembicaraan dalam proses belajar mengajar,
b. pemberian tanggung jawab individu dan kelompok harus jelas dalam setiap tugas yang menuntut adanya kerjasarna kelompok,
c. guru perlu akomodatif terhadap ide-ide yang terkadang sama sekali tidak terpikirkan dalam poses perencanaan.
3. Prinsip evaluatif, diantaranya :
a. memberi kesempatan kepada siswa untuk melakukan evaluasi diri di samping bentuk evaluasi lainnya,
b. guru perlu mengajak siswa untuk mengevaluasi perolehan belajar yang telah dicapai berdasarkan kriteria keberhasilan pencapaian tujuan yang telah disepakati dalam kontrak.
4. Prinsip reaksi, dampak pengiring (nuturan efek) yang penting bagi perilaku secara sadar belum tersentuh oleh guru dalam kegiatan belajar mengajar. Karena itu, guru dituntut agar mampu merencanakan dan melaksanakan pembelajaran sehingga tercapai secara tuntas tujuan-tujuan pembelajaran. Guru harus bereaksi terhadap reaksi siswa dalam semua “event “ yang tidak diarahkan ke aspek yang sempit tetapi ke suatu kesatuan utuh dan bermakna.
C. Peranan Guru Dalam Pembelajaran Tepadu
1. Peranan Guru Sebagai Perencana
Peranan guru sebagai perancana dalam pembelajaran terpadu adalah guru merencanakan suatu kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan bersama anak didik. Bentuk-bentuk perencanaan dalam proses pembelajaran di adalah :
a. Perencanaan Tahunan
b. Perencanaan Semester
c. Perencanaan Mingguan (Satuan Kegiatan Mingguan)
d. Perencanaan Harian (Satuan Kegiatan Harian)
2. Peranan Guru Sebagai Pelaksana
Setelah rencana pembelajaran selesai disusun maka tugas guru selanjutnya adalah melaksanakan apa yang telah direncanakan dalam kegiatan pembelajaran dikelas. Agar kegiatan pembelajaran dapat berjalan secara efektif, sebaiknya guru memperhatikan langkah-langkah sebagai berikut:
a. Kembangkan rencana yang telah kita susun dan perhatikan kejadian atau peristiwa spontan yang ditunjukkan oleh anak terhadap materi yang dipelajari pada hari itu.
b. Melaksanakan penilaian terhadap minat dan pemahaman anak mengenai tema tersebut dengan menggunakan pengamatan, wawancara, diskusi kelompok maupun contoh hasil kerja anak.
c. Bantu anak untuk memahami tentang isi dan proses kegiatan pembelajaran.
d. Lakukan percakapan dengan anak tentang hal-hal yang berkaita dengan tema sehingga kita dapat mengetahui seberapa jauh pemahaman anak tentang tema yang dipelajari pada hari itu.
e. Adakan kerjasama dengan orang tua atau keluarga secara timbal balik mengenai kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan, informasikan tema kepada pihak oang tua atau keluarga sehingga orang tua ikut serta mendukung pelaksanaan kegiatan pembelajaran.
3. Peranan Guru Sebagai Evaluator
Peranan guru sebagai evaluator adalah melakukan penilaian terhadap proses kegiatan belajar dan penilaian hasil kegiatan. Penilaian dilakukan secara observasi dan pengamatan terhadap cara belajar anak baik individual atau kelompok. Tujuan penilaian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana perkembangan yang dicapai oleh anak. Hasil karya anak dapat kita pajang ditempat pemajangan sebagai tanda hasil kegiatan yang telah dilakukan, hal ini dapat membangun rasa kebanggaan pada diri anak dan dapat memotivasi untuk menghasilkan karya yang lebih baik lagi.
Evaluasi harus mampu memperdayakan guru, anak dan orang tua. Guru sebagai evaluator harus melihat penilaian sebagai suatu kesempatan untuk menggambarkan pengalaman anak didik serta sebagai alat untuk mengetahui kemajuan proses maupun belajar anak didik.
Setelah mempelajari dan memahami penjelasan mengenai peranan guru, tampaklah bahwa tugas dan tanggung jawab seorang guru tidaklah mudah dalam kegiatan pembelajaran terpadu. Peranan lain yang harus dilakukan guru sebagai pendidik, pembimbing dan pelatih adalah :
a. Korektor
b. Inspirator
c. Informator
d. Organisator
e. Motivator
f. Inisiator
g. Fasilitator
h. Pembimbing
i. Demonstrator
j. Pengelola Kelas
k. Mediator
l. Supervisor
(dari berbagai sumber)
Langganan:
Postingan (Atom)
